FISIKA MEMBUAT BANYAK HAL JADI MUDAH




Jika kita mengetahui, mengerti, dan memahami betul tentang fisika, bahkan fisika dasar sekalipun, maka kita bisa mengerjakan banyak hal, terutama berbagai hal dimana ada fisika didalamnya. Tak peduli apakah kita mengambil spesialisasi fisika teoritik atau fisika ekperimental, asalkan kita mengerti dan memahami dengan benar dan baik fisika terapan, fisika teknik, dan konsep dasar teknologi rekayasa.
Teknologi rekayasa elektrikal dan elektronik, opto-elektronik, teknologi rekayasa kendali, komunikasi, dan komputasi, dengan perangkatnya seperti, transformator, adapter, konverter, generator, motor, amplifier, sistem audio, sistem video, sistem multimedia, radio, televisi, telefon, komputer, internet, robot, dlsb, dirancang dan bekerja dengan prinsip fisika dasar, terutama elektromagnetika dan elektronika, akoustika, dan optika. Kalau kita mau, kita bisa bikin berbagai konverter, dan memperbaiki generator dan motor. Bisa pasang instalasi kelistrikan gedung, rumah, kendaraan bermotor, komputer, dlsb. Bisa bikin amplifier dan sistem multimedia sendiri. Bisa merancang dan merakit komputer sendiri, memperbaiki kerusakan radio, televisi, komputer, memodifikasi sistem komputer, membuat sistem kendali otomasi, dlsb. Bisa mengerti dan memahami dengan mudah dan bekerja dengan sirkuit terpadu (integrated circuit, IC) hingga kartu serpih elektronik (electronic chip card) seperti smartcard.
Teknologi rekayasa otomotiv, dengan perangkatnya seperti, kendaraan bermotor (ranmor), mulai mobil sampai pesawat terbang, hingga roket, dlsb, dirancang dan bekerja dengan prinsip fisika dasar, terutama termodinamika. Tercakup juga sesungguhnya, seperti coolcast, refrigrator, dan air conditioner. Kalau kita mau, kita bisa bongkar-pasang ranmor, modifikasi, sampai turun mesin. Juga membuat berbagai komponen tambahan untuk sistem kontrol dan berbagai boster. Juga ranmor kita, seperti sepedamotor dan mobil, bisa kita dilengkapi dengan bengkel mini portable. Berbagai problem otomotiv bisa kita tangani sendiri, seperti bila mogok di jalan, sehingga ranmor kita tak perlu masuk-keluar bengkel umum, kecuali untuk pekerjaan berat yang kita tak punya alatnya dan perlu bantuan orang lain.
Teknologi rekayasa lainnya, misalnya teknologi rekayasa geofisik, teknologi rekayasa molekular, teknologi rekayasa genetika, teknologi rekayasa medik, teknologi rekayasa nuklir, dlsb, dapat kita pelajari dan pahami dengan mudah, karena semuanya berdasarkan pada fisika. SONAR, RADAR, MASER, LASER, CCTV, sinar X, ECG, EEG, USG, CT, MRI, dlsb, semua bekerja atas dasar fisika. Semoga para calon fisikawan tak mengeluh dalam mempelajari fisika, sesulit apa pun persoalan dihadapi, dan jangan membiasakan menggantungkan solusi problem kepada orang lain, but try to find it your self.
Dalam banyak kasus, ketika kita terjun bekerja ke lapangan, kita akan dihadapkan kepada berbagai masalah, dimana kita tak dapat banyak mengharapkan bantuan orang lain untuk menyelesaikannya, dan harus menuntaskannya sendiri. Seperti ketika kita ditugaskan sendirian. Atau bila kita adalah seorang pada posisi pimpinan. Jika kita tak terbiasa melakukan solusi sedemikian, maka kita sendiri justru akan menjadi bagian dari problem tsb, not an expected problem solver, which could give solution to others.

0 comments:

Posting Komentar

Banyak Dilihat

Pengikut

Pengunjung

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

inspirasi tania. Diberdayakan oleh Blogger.