Saat aku ada di tikungan 180o kau tepat di belakangku
Saat aku sedikit bergeser, kau sudah tampak di samping
kiriku
Kumeneruskan perjalanan, kau bersembunyi di antara dedaunan
Lalu,kepalamu muncul di hadapanku. Tepat di depanku
Aku terus berjalan… kau ada di samping kananku
Tiba-tiba tidak tampak
Lalu mucul di samping kiriku, hilang lagi.
Lalu di kirimu kulihat kau dengan utuh
.
Seolah aku berada di kakimu.
Sebenarnya dimanakah aku di antaramu.
Kemana sebenarnya aku menujumu
Kau bergerak membuntutiku?
Kadang kau muncl dengan sempurna, tapi tak jarang hanya
kepalamu yang aku temui.
Dimanakah aku?
Sampai aku tak ingat ada Empat penjuru mata angin di
sekitarku.
0 comments:
Posting Komentar