Masihkah kau meragukan cinta-Nya? Setelah dia memberikan
lebih dari sekadar yang kau minta. Hari ini kau pasti lupa untuk meminta jatah
udara untuk bernafas. Hari ini kau pasti lupa, meminta banyaknya darah yang
harus dipompa untuk hidupmu. Tetapi Tuhan mu tidaklah lupa memberikannya dengan
percuma.
Masihkah kau meragukan Cinta-Nya? Saat tubuhmu bergelimang
dosa, Dia masih memberimu rizki untuk kau makan hari ini. Saat kufur nikmat,
kau masih diberi rahmat. Saat kau tak lagi ingat untuk memuji, kau masih diberi
ijin hidup di bumi ini.
Tahukah kau, sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan? Itu
yang terjadi pada cinta Allah denganmu. Allah sangat menyayangimu, tapi kau tak
menyadari. Diberikannya surat cinta sebanyak 30 juz, 144 ayat tapi tak pernah
kau baca. Tahukah kau rasanya saat memberikan surat lalu tak terbaca?
Allah selalu ada untukmu. Akan memberikan apapun yang kau
mau. Berapakah banyak syukur yang mampu kau ukur?
Bukankah Allah telah berpesan melalui Rasul-Nya, ketika kau
berjalan padaNya dengan berjalan maka dia akan menyambut mu dengan seribu
langkah. Itupun dengan berlari.
Apa kau sangat ingin Allah cemburu denganmu? Telah sampaikah
padamu kisah kaum Nuh? Kisah kaum Luth? Itulah bentuk cemburunya Allah pada
makhluk-Nya.
Kita sering berteriak dan bertanya, benarkah Allah mencintai
Kita? Pernahkah bertanya benarkah kita mencintai Allah? Jika memang mencintai
Allah, apa buktinya? Mampukah kita membuktikannya?
Satu kata cinta Bilal, ahad. Dua kata cinta Rasulullah,
selimuti aku. Tiga kata cinta Ummu Sulaim, islammu adalah maharku. Empat kata
cinta Abu Bakar, ya Rasulullah saya percaya. Lima kata cinta Umar, ya
rasulullah izinkan kupenggal lehernya.
Berapa dan bagaimana kata cintamu?
0 comments:
Posting Komentar