Lintasan 22: Sisi Lain Berbagi

Bulan penuh berkah. Banyak orang berbuat kebaikan lebih dari biasanya untuk memburu pahala yang berlimpah dari Allah. Orang-orang beruang akan berlomba-lomba mengeluarkan uangnya, dengan berbagai macam rupa. Ada yang memberikan zakat kepada fakir miskin di sekitarnya, memberikan santunan kepada anak yatim, mebagikan makanan kepada kaum papa dan sebagainya.

Di sisi lain, bulan ini juga menjadi bulan penuh berkah untuk mereka orang dari golongan biasa saja. Tersebutlah di sebuah perkampungan di tengah kota megapolitan. Seorang saudagar kaya,bulan ini dia mempunyai ide untuk membagikan ta’jil kepada seluruh penduduk kampung setiap sore. Dia selalu memberikan ta’jil dari catering ternama di kota itu. Setiap sore,rumahnya selalu ramai di kunjungi warga yang berbaris antri untuk mendapatkan menu buka puasa. Mereka berdesak-desakan untuk mengambil jatah.

Dalam bilik sederhana, terlihat pemandangan kontras dari pemandangan dalam rumah mewah itu. Seorang anak perempuan terlihat muram dan mengomel kepada ayahnya.

“Seharusnya, bu Suharsani tidak setiap hari membagikan ta’jil gratis kepada warga. Itu sama saja dia mematikan usaha kita selama ini, Ayah!” Kata Ine dengan sedikit emosi.

“Kita bisa berbuat apa, dia melakukan kebaikan kepada seluruhwarga di kampong kita. Apa salah?” Sahut ayahnya menenangkan.


“Kenapa dia harus memilih membagikan ta’jil kepada warga, padahal kita, tetangganya setiap sore berjualan ta’jil. Dan itu menjadi sumber penghasilan kita…,” sahut Ine dengan sedikit terisak.

0 comments:

Posting Komentar

Banyak Dilihat

Pengikut

Pengunjung

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

inspirasi tania. Diberdayakan oleh Blogger.