Sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar hampir seluruh siswa jika diminta unik menggambar pemandangan pasti akan menggambar dua gunung yang bersebelahan jalan di tengah dan sampingnya ada sawah. Penasaran banget, siapa sih yang mengawali membuat gambar tersebut? Curiga ku sih dia itu orang Temanggung.
Aku yang asli Temanggung baru sadar kalau gambar ala anak SD itu ada di Temanggung. Dua gunung dalam gambar itu adalah gunung Sumbing dan Sindoro. Kata temenku kita bisa melihat penampakan aslinya di daerah Bulu.
Sekilas aku berfikir, sepertinya setiap putra dan putri Temanggung dilahirkan untuk seperti dua gunung tersebut. Terlahir untuk menjadi inspirasi seluruh anak negeri. Sederhana dalam selera tinggi dalam karya (ngutip kata bu Dyah Zuber). Sumbing Sindoro seolah memberi titah kepada kita agar menjadi inspirator kebaikan. Orang tidak perlu mengetahui siapa kita sebenarnya, tetapi karya kita bisa dinikmati dan dimanfaatkan untuk lainnya. Seperti pepatah Arab yang mengatakan, jadilah kitab tanpa judul. Sumbing Sindoro ingin mengajarkan sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk yang lainnya.
Barangkali, banyak rakyat Indonesia yang tidak mengetahui dimanakah letak Temanggung. Tetapi mereka sudah mampu menggambarkan keindahannya panorama Temanggung. Terimakasih Sumbing-Sindoro. Terimakasih seseorang yang menciptakan gambar pemandangan khas untuk kami.
instania
0 comments:
Posting Komentar