Tertarik Menjadi Agen Layanan Keuangan Digital?

Layanan keamanana digital (LKD) merupakan layanan jasa sistem pembayaran dan atau keuangan terbatas yang dilakukan tdiak melalui kantor fisik, akan tetapi menggunakan sarana teknologi yaitu mobile based dan web based serta jasa pihak ketiga (agen). Saat ini bank yang ada di Indonesia dan telah mendapatkan ijin untuk melakukan LKD telah berlomba-lomba dalam memperbanyak agen. Agen dalam LKD merupakan perpanjangan tangan dan menjadi ujung tombak terlaksananya LKD dengan baik. Tidak hanya melakukan transaksi saja, tugas para agen layanan keuangan digital ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Ketika suatu bank mampu menyebar agen mereka sampai kepelosok negeri maka bukannya tidak mungkin masyarakat desa yang awalnya sangat tidak tahu menau menegenai bank menjadi lebih tercerahkan dan tertarik untuk menggunakan e-money. Adanya agen yang handal dapat menjadikan akselerasi tujuan dari pemerintah memberlakukan sistem ini. Melalui agen-agen tersebut pemerintah dapat dengan mudah memberikan informasi terhadap penggunaan dan berbagai macam pernak-pernik tentang layanan keuangan digital.

Agen layanan keuangan digital harus memenuhi standar tertenut mengingat mereka mendapatkan beberapa kewenangan. Kewenangan dari agen Layanan Keuangan Digita yang pertama adalah sebagai tempat pembukaan rekening uang elektronik. Setelah para agen berhasi memberikan edukasi mengenai manfaat dari e-money dapat dipastikan ada masyarakat yang tertarik menggunakan e-money. Pembukaan rekening ada di agen tentu saja hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan e-money. Kedua dapat menerima setor tunai atau tarik tunai. Keberadaan agen ini sudah mirip dengan ATM berjalan. Masyarakat dapat menarik uang tunai melalui agen layanan keuangan digital.

Mengingat wewenang yang diberikan kepada agen adalah hal yang sangat krusial dan hal besar, tidak mengherankan jika untuk menjadi seorang agen diberikan beberapa persyaratan. Perysaratan menjadi agen layanan keuangan digital antara lain:

1. Memiliki reputasi dan integritas yang baik. Apabila agen memiliki reputasi yang kurang baik tentu akan memberikan keraguan kepada masyarakan untuk membuka rekening atau transaksi melalui mereka.

2. Memiliki usaha yang sudah mapan

3. Tidak Gagap Teknologi. Penggunaan e-money menjadi dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan dengan penggunaan teknologi. Maka menjadi hal yang wajar jika salah satu syarat dari calon agen adalah orang yang cukup melek teknologi. Minimal mengetahui tentng penggunaan gadget dan web.

4. Lulus uji kompetensi. Ini tentu menjadi syarat terpenting. Ujian ini ditentukan oleh Bank untuk menyeleksi benar-benar calon agen mereka.

Tenang, menjadi agen juga dapat menjadi tambahan penghasilan. Mau tau berapa penghasilan tambahan yang bisa didapatkan? Jadi agen aja dulu he....

0 comments:

Posting Komentar

Banyak Dilihat

Pengikut

Pengunjung

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

inspirasi tania. Diberdayakan oleh Blogger.