Sering banget kita jumpai artikel yang mengulas tentang emak-emak dan belanja. Seolah bapak-bapak sangat anti dengan belanja. Padahal intensitas belanja antara emak emak secara kuantitas bisa jadi lebih banyak bapak-bapak. Emak-emak, paling mentok hanya beli lipstik yang lagi musim diskonan tapi bapak-bapak? Mereka kalangan yang tak terlalu perduli dengan diskonan, bagi mereka asal ada uang berarti harga murah dan terjangkau. Nah inilah sebenarnya yang juga perlu diperhatikan dalam menyusun strategi dalam memperkenalkan transaksi non tunai kepada kaum laki-laki.
Non tunai akan cukup memikat pria saat dia mampu tampil simpel dan tak perlu susah dimengerti sebagaimana wanita. Kebiasaan laki-laki dalam berbelanja tak berlama-lama. Mendapatkan apa yang mereka cari sudah. Itulah karaker bapak-bapak yang memang menyukai kesimpelan tapi tetap elegan. Tidak usah menawarkan ornamen sulit untuk diterapkan atau bahkan desain tidak cocok dengan lambang kelaki-lakian. Elegan yang dapat menimbulkan wibawa itu yang selalu diinginkan.
Cantumkan kelebihan kartu non tunai dalam pembelian tiket final sepak bola. Dijamin dalam kedipan mata merak sudah tertawa bahagia mendapatkan tiket yang ingin dia punya. Sepak bola terkadang menjadi sesuatu yang lebih berharga dibandingkan keluarganya sendiri, maka tidak heran menonton secara langsung pertandingan sepak bola menjadi kewajiban yang tak dapat digantikan.
Satu kartu beragam kegunaan. Masih satu tema dengan kesimpelan dan kesederhanaan no keribetan tadi. Apabila ada tawaran kartu yang multifungsi sangat cocok untuk ditawarkan kepada bapak-bapak. Mungkin akan sedikit berbeda dengan emak-emak, mereka lebih suka banyak kartu dalam dompet merki kadang tak memahami maknanya.
Kasetaraan gender harus ditegakkan terutama dalam kampanye non tunai yang dapat digunakan untuk banyak kegunaan. Non tunai menjanjikan kemudahan dan tidak ada penipuan. Wahai bapak-bapak segeran bergabunglah dengan gerakan nasional non tunai demi masa depan anak cucu kta yang lebih baik. Ayo bapak-bapak jangan ketinggalan dari kecanggihan emak-emak dalam mengoptimalkan kemudahan akses internet diberbagai tempat. Bersama kita sukseskan gerakan nasional non tunai. Target 75% transaksi non tunai dapat terwujud dengan baik apabila ada pendampingan dari pihak terkait.
0 comments:
Posting Komentar