Kata Ustadz Salim kita kudu bersabar saat bersama orang baik. Namanya bersama orang baik pastilah saat melakukan kesalahan langsung dapat alrm berupa pengingatan. Tak jarang pengingatan itu membuat jadi bosan dan tak sabar bersama dengan orang-orang baik itu.
Tulisan ini bisa jadi sebuah tips untuk orang-orang baik dalam memberikan peringatan. Yuhuuu waktu adalah unsur terpenting dalam menyampaikan kebaikan. Hal baik akan diterima buruk saat disampaikan dengan cara dan waktu kurang tepat. Sebelum menyampaikan nasihat ada baiknya melihat kondisi objek. Konon, nasihat itu akan sia-sia apabila disampaikan kepada orang yang sedang marah atau orang yang sedang jatuh cinta. Kedua orang dalam kondisi tersebut berada dalam keadaan tidak siap menerima pemikiran baru. Dirinya sedang dikuasai perasaan yang menyingkirkan logika. So, tunggulah sampai kondisi memungkinkan untuk menyampaikan nasihat.
Pengulangan secukupnya. Sangat menggemaskan ketika mencoba mengingatkan tetapi tidak digubris. Macam masuk telinga kanan langsung mental gitu. Rasa gemas dengan kondisi secara wajar mendorong untuk melakukan pengulangan pengingatan. Hanya saja terlalu sering mengingatkan juga dapat memperkeruh keadaan. Perasaan jengah dari objek yang sedang diingatkan sangat mungkin terjadi. Bahkan tak jarang menciptakan anti bodi tersendiri terhadap pesan yang disampaikan. Perlu dikoreksi gaya penyampaian, diksi kata yang dipilih. Meski memberi peringatan yang sama tiap harinya kalau kitanya kreatif dalam menyampaikan pastilah akan ada feed back berbeda.
Para penyeru kebaikan memang perlu kreatif agar kebaikan yang disampaikan tidak terkesan tua dan membosankan. Memahami objek dipadukan dengan timing tepat akan menumbuh suburkan kebaikan yang ada.
Waktu Adalah Unsur Terpenting Dalam Menebar Kebaikan
Maret 23, 2018
No comments
0 comments:
Posting Komentar