Jadi, epic banget ketika Tuhan menyuguhkan masalah di hadapan manusia. Agar dia menggunakan seluruh pemberian-Nya untuk menyelesaikan masalah. Nah, masalah dalam masalah paling besar sebenarnya bukan pada masalah yang datang. Melainkan, pada cara pandang kita terhadap masalah itu. Reaksi pertama dan eksekusi penyelesaian. Tinggal dipilih, mau fokus pada masalah atau fokus pada penyelesaian.
Saat kita fokus pada masalah akan berdampak buruk, baik secara psikologis maupun jasadiyah. Stres berkepanjangan, tidur tidak teratur, makan tidak dijaga. Semua menjadi kacau. Prioritas-prioritas terbengkalai.
Bolehlah kita larut dalam masalah sejenak. Jangan berlama-lama. Karena masalah ini nantinya bisa beranak pinak. Berkembang jika tidak segera diselesaikan. Fokus pada cara menyelesaikan, jika sudah buntu dan tidak menemukan jalan serahkan semua kepada Tuhan. Yang terpenting usahamu menyelesaikan, pada akhirnya selesai atau tidak serahkan senua kepada Tuhan.
Tugas kita berproses, masalah hasil sudah ada yang menentukan. Penentuan ini sangat bergantung dari kesungguhan kita mencari jalan keluar. Ingat, Tuhan tidak pernah salah memberikan soal. Semua pasti ada jawaban. Yang menjadi sumber pokok masalah, kita belum tahu cara penyelesaiannya. So, belajarlah untuk menyelesaikan seluruh soal yang diberikan.
0 comments:
Posting Komentar