Seorang Ilmuan di Universitas Al Azhar Kairo Mesi melakukan penelitian mengenai dampak membaca Al Qur'an bagi kecerdasan otak. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa membaca Al Qur'an setelah Subuh dan maghrib dapat meningkatkan kecerdasan otak sebesar 80%. Hal ini karena pada saat pergantian waktu dari malam ke siang atau sebaliknya kita melakukan tiga aktivitas sekaligus yaitu, membaca, melihat, dan mendengar. Abdul Malik Bin Umair mengatakan bahwa satu-satunya manusia yang tidak tua (awet muda) dan tidak pelupa adalah orang yang selalu membaca Al Qur'an. Beliau juga menyampaikan bahwa manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca AL Qur'an.
Ingin Membaca Al Qur'an tetapi belum Lancar
Beberapa di antara kita pasti ada yang beralasan jika kita masih belum lancar dalam membaca Al Qur'an. Masih terbata-bata. Hal ini tidaklah seharusnya menjadi alasan bagi kita untuk tidak membaca Al Qur'an. Rasulullah SAW bersabda:
"Dan Orang yang membaca Al Qur'an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya maka ia akan mendapatkan dua pahala." (HR Bukhari Muslim)
Dua pahala yang dimaksudkan dalam hadits tersebut adalah pahala belajar dan membaca Al Qur'an. Tidak perlu takut jika kita salah membaca Al Qur'an. Yang terpenting kita selalu berusaha untuk membaca dan memperbaiki bacaan Al Qur'an kita. Dan pastikan kita memperhatikan adab dalam berinteraksi dengan Al Qur'an.
Adab Berinteraksi Al Qur'an
Adab Sebelum Membaca Al Qur'an
1. Niat yang Baik (Husnun Niyyah)
Saat akan membaca Al Qur'an niatkanlah untuk mendapatkan Ridha Allah. Bukan karena ingin mendapatkan dunia atau pujian dari manusia. Karena Allah tidak menyukai seseorang yang beramal sedangkan ada riya' dalam hatinya.
2. Membersihkan hati dan Jasad (Thaharul Qalbi Wal Jasadi)
Sebagaimana pada poin pertama, agar sebelum membaca Al Qur'an sudah dibersihkan terlebih dahulu kotoran yang menempel pada hati. Salah satunya adalah kesombongan. Apa itu kesombongan? Kesombongan adalah merasa hebat dan menolah kebenaran setelah meremehkan orang lain. Rasulullah bersabda :
الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ
Adab Mulai Membaca Al Qur'an
1. Membaca Taawudz
Allah berfirman dalan surat An Nahl: 98
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.”
2. Membaca Basmallah
Sebelum membaca Al Qur'an bacalah basmallah terlebih dahulu. Kecuali untuk surat At Taubah. Ada dua alasan mengapa membaca surat ini tidak diperkenankan membaca basmalah
Pertama, pemahaman para sahabat mengenai yang disampaikan oleh Rasulullah.
Usman berkata bahwa saat Rasulullah mendapatkan wahyu akan memerintahkan para sahabat untuk meletakkan ayat tersebut dimana. Al Anfal adalah surat yang turun sebelum surat At Taubah dan isinya hampir sama. Maka para sahabat mengira bahwa At Taubah adalah bagian dan Al Anfal, hingga Rasulullah wafat tidak menjelaskan bahwa At Taubah bagian dari Al Anfal
Kedua, adanya perbedaan konten basmallah dan At Taubah.
Bismillahirrahmanirrahim isinya membawa kedamaian, membawa pesan atas rahmat Allah, dan keamanan. Sedangkan dalam surat At Taubah turun dengan membawa syariat perang terhadap kaum musyrikin. Tidak ada kedamaian disana
Adab Saat Membaca Al Qur'an
1. Hadirkan Pikiran Bersama Al Qur'an
Saat kita membaca Al Qur'an sebaiknya memastikan pikiran kita fokus bersama dengan Al Qur'an. Sambil memikirkan apa yang sedang kita baca. Jika belum mengetahui artinya bisa sambil membaca arti dalam bacaan tersebut. Sehingga apa yang kita baca mendapatkan pelajaran dari bacaan tersebut.
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
“Ini adalah sebuah kitab yang penuh dengan berkah, Kami turunkan kepadamu supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad, 38: 29)
2. Dengan Hati Yang Khusyu
Membaca dengan khusyu' artinya kita membaca dengan penuh ketenangan. Jangan tergesa-gesa saat membacanya. Tenanglah dan bacalah dengan penuh ketundukan kepada Allah
“Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat,” (QS. Al-A‘raf [7]: 204)
3. Disertai dengan pengaguman
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَـٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا
“Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. “(QS. Maryam,[19: 58)
Rasulullah bersabda
“Bacalah Al-Qur’an dan menangislah. Apabila kamu tidak bisa menangis, maka berpura-puralah menangis.” (HR. Ibnu Majah)
4. Bertekad untuk melaksanakan
Ibnu Katsir berkata: “Allah Subhaanahu wa Ta’ala mengabarkan keadaan hamba-hamba-Nya yang mukmin yaitu mereka yang membaca kitab-Nya, beriman dengannya, dan beramal sesuai dengan yang diperintahkan seperti mengerjakan shalat dan menunaikan zakat.”
Manfaat Berinteraksi Dengan Al Qur'an
Setelah kita menggunakan adab dalam berinteraksi dengan Al Qur'an maka ada beberapa manfaat yang akan didapat saat senantiasa berinteraksi dengannya.
1. Setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan satu kebaikan
2. Malaikat memohonkan ampun baginya
Rasulullah bersabda :
Ketika seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur’an, maka di penghujung khatamnya, sebanyak 60 ribu malaikat akan memohonkan ampun untuknya” (HR. ad-Dailami).
3. Mendapatkan syafaat di hari kiamat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Bacalah Al-Qur’an. Sebab, ia akan datang memberikan syafaat pada hari Kiamat kepada pemilik (pembaca, pengamal)-nya,” (HR. Ahmad).
4. Menjadi Keluarga dan Kepercayaan Allah
Rasulullah SAW yang berkata “Ahli Al-Quran adalah keluarga dan kepercayaan Allah”.
5. Menjadi dekat dengan Allah
membaca Al-Quran kita dapat menjadi lebih dekat dengan Allah SWT. Seperti yang terdapat dalam sabda berikut!
Ahmad bin Hanbal berkata, “Saya bermimpi melihat Allah Azza wa Jalla. Saya bertanya, ‘Ya Tuhanku, apakah cara yang paling utama bagi seseorang untuk mendekat kepada-Mu?’ Dia menjawab, ‘Dengan kalam-Ku, wahai Ahmad.’ Saya bertanya lagi, ‘Ya Tuhanku, apakah dengan memahaminya atau tanpa memahaminya?’ Dia menjawab, ‘Dengan memahaminya ataupun tanpa memahaminya.”
6. Menjadi obat saat sakit
Sakit disini bukan hanya sakit secara fisik tetapi juga secara psikis. Seorang ilmuan di Florida telah melakukan penelitian dengan dibantu alat elektronik yang menunjang. Dalam penelitiannya ditemukan bahwa seseorang yang diperdengarkan Al Qur'an dia akan menjadi lebih tenang. Jadi, bagi kalian yang galau cobalah baca Al Qur'an sesuai dengan adab membacanya. Maka akan menjadi lebih tenang. Secara fisik juga dapat membantu menyembuhkan. Meskipun demikin tetap harus disertai dengan ikhtiyar mencari kesembuhan melalui dokter.
Tulisan ini akan disampaikan dalam kajian muslimah di SMA N 1 Pringsurat Temanggung.
Semoga bisa selalu istikamah berinteraksi dengan Al-Qur'an setiap hari. Menjadikannya teman di kubur nanti.
BalasHapusAamiin...
HapusAl quran adalah teman, dia yang akan membantu kita di akhirat..
BalasHapus