Resep Kuliner Ala Keluarga Desa


 

Yeay! Sudah masuk day 2 blogspedia challenge nih. Dengan tema yang cukup membuat pusing wkwk, Resep Makanan Keluarga. Bacanya bisa membuat banyak persepsi tentunya. Ini maksudnya resep makanan untuk keluarga atau resep makanan dari keluarga yang udah turun temurun. 


Setelah berfikir sejak daftar kemarin, banyak banget opsi di kepala yang mau di tuangkan ke dalam tulisan. Soalnya aku ambil persepsi yang resep makanan turun temurun dari keluarga besar. Padahal selama ini aku hanya pemakan segala, tapi bukan pembuat segala. Sehingga, resepnya gimana lupa hihi. 


Tetapi, setelah merenung akhirnya aku putuskan untuk berbagi beberapa menu makanan yang kalau di padukan ini memang jadi khas banget. Bahkan sajian ndeso ini pas aku nikahan dulu menjadi primadona. Mengalahkan empuknya daging sapi dan kesegaran bakso. Apakah itu? Nasi jagung dan teman-temannya. 


Sebuah sajian yang kesannya akan membawa pada era jaman masih sulit mendapatkan beras, kata Mbah Putri. Masyarakat di desaku pada tahun 80-90an masih jarang yang memiliki beras untuk dimasak. Hanya yang menjad PNS beras itu pasti akan ditemui. Sebab, dulu PNS mendapat tunjangan berupa beras sebelum berupa uang. Sebagian besar masyarakat akan menjadikan nasi jagung sebagai makanan pokok. Mereka memproses jagung mulai dari menanam sampai dengan menjadikannya nasi. Hasil panen yang didapatkan akan disimpan di atas "pogo" dan itu akan dijadikan bahan makanan selama satu tahun. Tapi, itu dulu...kalau sekarang mah, beras sudah ada di setiap rumah. Yang habis panen jagung juga bakal di jual untuk beli beras. 


Ternyata, semakin kesini semakin mengerti kalau nasi jagung sebenarnya lebih menyehatkan daripada beras. Karena kandungan kalori atau gulanya lebih rendah. Bahkan bagi seseorang yang mengidap sakit gula dapat mengganti nasi dengan makanan ini. 


PROSES PENGOLAHAN NASI JAGUNG


Ada banyak proses yang harus dilalui untuk mengubah jagung menjadi nasi. 

1. Memilih Jagung

Kalau aku menulis mulai dari memilih jagung berarti ini proses dari awal banget. Jagung dapat dipanen setelah tiga bulan. Jagung yang bagus untuk dibuat nasi jagung adalah jagung tua. Biasanya ditandai dengan kulit jagung (klobot) yang berwarna coklat. 

2. Mengeringkan Jagung

Jagung yang telah dipanen kemudian dikupas dan selanjutnya dapat menjemur jagung di bawah sinar matahari. Sampai jagung mudah untuk dipipil.

3. Membuat meniran Jagung 

Setelah kering jagung-jagung tersebut dipipil kemudian di tumbuk dengan lesung, kalau orang sini menyebut dengan "dikecrok". Akan tetapi untuk masa sekarang sudah jarang bahkan mungkin tidak ada yang melakukan cara tradisional tersebut. Sudah ada tempat yang menyediakan jasa menghancurkan jagung menjadi pecahan agak kecil atau meniran dengan mesin. Setelah jagung menjadi menir, langkah berikutnya adalah merendam jagung selama sehari semalam denga air. Dapat merendam dengan menggunakan ember atau baskom. Hal ini dimaksudkan agar jagung lebih empuk saat akan dijadikan tepung (red: glepung dalam bahasa kami). 

4. Membuat Tepung Jagung

Dalam memproses meniran menjadi tepung ini biasanya juga akan membawanya ke orang yang memiliki mesin. Jangan tanya, kalau jadul mah tetep pakai lesung. Di desaku biasanya dihargai per kilo seribu rupiah.

5. Menyaring Tepung

Untuk Langkah selanjutnya kita perlu menyaring tepung jagung tersebut, kalau kata orang tua diayak-i. Kita perlu memastikan bahwa tepung menjadi sangat lembut. Sehingga tekstur nasi jagung menjadi sangat lembut.

6. Mengukus

Kalau orang di desa biasanya menggunakan alat pengukus dari bambu, yang disebut dengan kukusan. Bentuknya seperti cetakan tumpeng hanya. Sebelum menggunakan kukusan, kukusan tersebut dibasahi dengan air.


Dalam proses mengukus agar menjadi nasi yang dapat disantap perlu dilakukan sebanyak dua kali proses. Proses pengukusan pertama nasi jagung baru setengah matang ini diratakan ke tampah. Agar benar-benar rata biasanya menggungakan bagian bawah ranang untuk meratakannya.


Nah, kalau mau membuat nasi jagung instan setelah proses pengukusan pertama ini dapat langsung dijemur. Tetapi kalau mau langsung dijadikan nasi maka, dilakukan pengukusan sekali lagi.


TEMAN MAKAN NASI JAGUNG

Beberapa lauk yang sangat cocok dan menjadi favorit bagi keluarga saya terutama adalah urapan, ikan asin layur, dan pete.


1. Urapan

Urapan terdiri dari berbagai macam sayuran dicampur dengan bumbu kelapa. Untuk membuat bumbu kelapa ini sebaiknya tidak menggunakan kelapa yang terlalu muda ataupun terlalu tua agar rasa gurihnya lebih terasa. Kelapa yang sudah diparut dicampur dengan bumbu halus (cabai sesuai selera, garam, dan kencur (opsional))


2. Ikan Asin/Gereh Layur

Ikan asin memiliki banyak sekali jenis, kalau ikan asin yang sering dibeli sama Ibuku antara lain ikan asin semenit, sepat, dan layur. Teman yang paling asik dengan nasi jagung adalah ikan asin layur. Untuk menambah sensasi, ikan ini dibersihkan terlebih dahulu dan direndam dengan air yang telah dicampur dengan bumbu penyedap. Untuk menambah sensasi gurih, ikan asin layur dimasukkan ke dalam tepung beras sebelum digoreng. Pastikan ikan asin kering sehingga akan terasa gurih dan renyah,


3. Pete

Ini nih, sayur yang cukup membuat nafsu makan dapat meningkat. Baunya yang khas membuat beberapa orang tidak menyukainya akan tetapi, paduan rasa pete dengan teman makan nasi jagung di atas akan semakin membuat ingin nambah lagi, lagi, dan lagi. Agar bau pete tidak terlalu menyengat dan lebih empuk dapat di kukus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Untuk menghilangkan bau pete kita dapat meminum kopi atau buah-buahan berair.


Begitu teman-teman, resep makanan keluargaku. Makanan ini akan terhidang di meja makan ibu saat week end. Soalnya yang telaten memasak semua ini dan rasanya sangat memanjakan lidah hanya ibuku. Kalau aku, terlalu rumit sih itu makanan wkwkwk. Kalau di pasar biasanya ada yang jualan di pinggir jalan dengan harga murce. 


Untuk saat ini, ibuku lebih sering membeli nasi jagung instan yang memasaknya bisa dilakukan di magic com. Setelah aku menikah belum pernah sih mencoba membuat sendiri. Lebih seru makan bareng di meja makan ibu soalnya hihihi.


0 comments:

Posting Komentar

Banyak Dilihat

Pengikut

Pengunjung

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

inspirasi tania. Diberdayakan oleh Blogger.