Apa Yang Kamu Inginkan?

Sebuah pertanyaan sederhana tetapi jawabannya terkadang mengobrak-abrik jiwa. Kamu mau apa? Ingin apa untuk hari ini, ingin apa untuk esok pagi? Bahkan pertanyaan ini lebih sulit dari fisika statistik. 

Ada bisikan yang berkata, bukankah Allah sudah mengatur dan menentukan segalanya? Ikuti saja alurnya daripada repot-repot memikirkan keinginan diri. Tapi, ada sebagian orang aku rasa (ini asumsi saja) yang dia memerlukan obsesi agar hidupnya lebih bermakna. Keinginannya yang tidak hanya sebatas besok mau apa, tetapi besok, besok, besoknya lagi mau apa? 

Pada hitungan angka usia yang tak pantas lagi disebut remaja, di angka usia yang seseorang lainnya sudah memiliki banyak skil, kompetensi, dan kemampuan. Ada rasa kesal pada diri sendiri yang sepertinya masuh menjalani hidup terlalh santai. Akhirnya, hari ini bertanya...apa yang kamu inginkan? 

Menulis disini setiap hari barangkali...membaca minimal 30 menit per hari mungkin, belajar konsisten menulis di Web dan memperdalam mengenai digital marketing mungkin. 

Ah sudahlah, sepertinya keinginanmu masih seperti keinginan yang dahulu-dahulu. Ayo, kerjakan satu persatu. Jadilah dirimu versi dirimu. Kebutuhanmu adalah belajar. Plus sekarang harus lebih bijaksana membaca situasi yang ada. 

TMA dan stifin harusnya cukup membantu untuk lebih mengenali apanyang kamu inginkan. Barangkali semua butuh di visualisasikan. 

0 comments:

Posting Komentar

Banyak Dilihat

Pengikut

Pengunjung

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

inspirasi tania. Diberdayakan oleh Blogger.